Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat TUHAN dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel.
Ezra 7:10
Penulis: Dr. Hendra Zefanya M.Th.
Pengakuan Iman adalah bentuk peneguhan bagi umat Kristen yang menyatakan identitas diri mereka, apa yang mereka percaya dan siapa yang mereka percaya. Jadi pengakuan iman merupakan sebuah tindakan iman yang sangat penting yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya.
Ada banyak yang dapat menjadi sumber pengakuan iman seseorang. Pengakuan imannya bisa berasal dari apa kata orang-orang yang menjadi otoritas terhadapnya. Misalnya apa kata orang tua, apa kata pemimpin, apa kata guru atau dosen dan lain-lain. Bisa juga pengakuan imannya berasal dari apa kata dunia pada umumnya.
Disadari atau tidak, pengakuan imannya akan sangat menentukan identitas apa yang dia percayai dan juga dapat menentukan kehidupannya di masa yang akan datang
Oleh karena itu sangat penting bagi kita mempunyai sumber yang benar untuk pengakuan iman kita yang akan kita akui terus menerus. Sebagai orang percaya, Anda harus mendasari setiap pengakuan iman kita bersumber dari firman Tuhan, apa yang dikatakan oleh Tuhan.
Melalui buku "Pengakuan Iman" ini, penulis berdoa kepada Tuhan agar setiap pembaca mendapatkan roh Hikmat dan Wahyu agar dapat mengenal Tuhan Yesus dengan benar. Dan melalui buku ini setiap pembaca diubahkan, dipulihkan, diperbaharui dan diberkati oleh Yesus, Tuhan dan Juru selamat satu-satunya.
Anda dapat sambil membaca dan memperkatakan "Pengakuan Iman Setiap Hari" yang ada di Bab VII. Selamat membaca dan mengalami kasih karunia-Nya yang Tuhan sudah berikan kepada kita semua.
Tuhan Yesus memberkati
Hendra Zefanya
Hamba-Nya
Kata "pengakuan" dalam kamus bahasa Indonesia berarti proses, cara, perbuatan mengaku atau mengakui. Sedangkan dalam bahasa Alkitab dalam Perjanjian Baru kata "pengakuan" adalah "homologia". Kata "homologia" berasal dari kata "homolegeo" yang mempunyai arti mengatakan hal yang sama, setuju dengan, bersyukur, memuji dan merayakan. Karena itu sangatlah penting bagi kita mempunyai sumber yang benar untuk pengakuan iman kita yang akan kita akui terus menerus.
Dan arti kata "iman" dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah kepercayaan kepada Allah dan kitab-Nya. Sedangkan dalam bahasa Alkitab dalam Perjanjian Baru, yaitu "pistis" yang mempunyai arti kepercayaan kepada Allah atau Kristus.
Jadi kita dapat simpulkan secara sederhana arti dari "Pengakuan Iman" adalah mengakui Tuhan dan perkataan-Nya sebagai kepercayaan kita kepada-Nya! Pengakuan iman juga berarti setuju dengan perkataan-Nya (firman-Nya), mengatakan perkataan-Nya dan bersyukur karena perkataan-Nya menjadi milik kita.
Dalam surat Yakobus 3:1-12, kita akan menemukan peranan lidah yang sangat penting. Dengan lidah kita dapat memuji Tuhan, tetapi dengan lidah kita juga dapat mengutuk manusia yang diciptakan oleh Tuhan. Dengan lidah dapat keluar berkat, tetapi dengan lidah dapat juga keluar kutuk. Artinya dengan lidah atau mulut kita, dapat keluar perkataan-perkataan yang benar atau salah, yang baik atau tidak baik dan yang membangun atau meruntuhkan.
Dengan pengakuan iman, kita sebenarnya sedang mengendalikan lidah atau mulut kita hanya untuk memperkatakan perkataan-perkataan yang benar.
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakan nya, akan memakan buahnya (Amsal 18:21).
Penulis kitab Amsal ini juga menegaskan betapa pentingnya memakai lidah atau mulut kita dengan benar. Karena apa yang keluar dari lidah atau mulut yaitu perkataan-perkataan kita akan kita makan. Artinya perkataan-perkataan yang keluar dari mulut kita akan menentukan seperti apa kehidupan kita.
Dalam Alkitab ada banyak ayat-ayat firman Tuhan yang mengatakan bahwa lidah atau perkataan-perkataan kita sangatlah penting. Yesus juga mengatakan hal yang sama mengenai pentingnya perkataan-perkataan kita.
"Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum" (Matius 12:37).
Jadi perkataan-perkataan kita sangatlah penting. Oleh karena itu sangatlah penting untuk kita memperkatakan "Pengakuan Iman", yaitu memperkatakan dengan percaya perkataan- perkataan Tuhan, firman-Nya setiap hari.
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Yosua 1:8
Perkataan atau firman Tuhan itu kekal untuk selama-lamanya.
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. (Matius 24:35)
Semua yang ada di langit dan di bumi suatu saat akan lenyap, tidak ada lagi. Tetapi perkataan Yesus tidak akan lenyap, ada untuk selama-lamanya!
• PERKATAAN-NYA MELEBIHI SEGALA SESUATU
sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu (Mazmur 138:2c)
for you have made your word greater than all your names (Psalm 138:2c)
Tuhan Allah telah membuat perkataan-Nya melebihi segala sesuatu, bahkan melebihi nama-Nya.
• PERKATAAN YESUS IALAH PERKATAAN YANG MEMBERI KEHIDUPAN KEKAL, KEHIDUPAN YANG BERKELIMPAHAN.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. (Yohanes 6:63b)
Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10b)
Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.
Yeremia 15:16
Ketika kita memperkatakan "Pengakuan Iman" setiap hari!
1. PASTI JADI SESUAI PERKATAAN-NYA
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. (Yesaya 55:11)
Ketika kita memperkatakan perkataan-Nya melalui pengakuan iman, maka kita akan melihat perkataan-Nya itu menjadi kenyataan dan kita alami di dalam kehidupan kita.
2. PENUNTUN LANGKAH-LANGKAH KITA
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105)
Sangatlah penting perkataan atau firman Tuhan bagi kehidupan kita sebagai penuntun langkah-langkah kita. Dengan mempraktekkan "Pengakuan Iman" setiap hari, maka kita sebenarnya dituntun langkah-langkah kita oleh kebenaran firman Tuhan.
3. MENABUR BENIH FIRMAN TUHAN YANG MENGHASILKAN TUAIAN
Penabur itu menaburkan firman (Markus 4:14)
Dalam Markus pasal 4 ini, Yesus mengatakan sebuah perumpamaan mengenai penabur benih firman Tuhan. Firman Tuhan ditabur di pinggir jalan, di tanah yang berbatu, di tanah semak duri dan di tanah yang baik. Hanya benih firman Tuhan yang ditabur di tanah yang baiklah yang dapat menghasilkan tuaian. Ada yang tiga puluh kali lipat, enam puluh kali lipat dan seratus kali lipat.
Dengan kita setiap hari memperkatakan perkataan-Nya melalui pengakuan iman, maka kita sedang menabur perkataan-perkataan atau firman-Nya ke dalam hati kita sebagai tanah yang baik. Dan jika sudah waktunya, maka kita akan menuai apa yang kita tabur.
4. SENJATA ROHANI
dan pedang Roh, yaitu firman Allah, (Efesus 6:17b)
Perkataaan-perkataan Tuhan atau firman-Nya merupakan pedang roh bagi kita. Sehingga dengan pedang roh itu, kita dapat mengalahkan musuh-musuh rohani kita. Dan kita akan mengalami kehidupan yang berkemenangan. Berkemenangan atas dosa, kebiasaan-kebiasaan buruk, masalah, tantangan dan si jahat!
Masih banyak lagi ayat-ayat di dalam Alkitab yang mengatakan betapa penting perkataan-perkataan Tuhan atau firman-Nya. Oleh karena itu kita dapat menyimpulkan bahwa betapa pentingnya Anda dan saya memperkatakan "Pengakuan Iman" setiap hari.
Pengakuan iman juga telah dilakukan oleh para tokoh Alkitab baik yang ada di dalam Perjanjian Lama maupun yang ada di dalam Perjanjian Baru. Kita akan mempelajari satu demi satu kisah mereka itu. Bagaimana mereka teguh berpegang pada pengakuan iman mereka kepada Tuhan. Sebagai hasilnya mereka dapat melihat dan mengalami apa yang mereka pegang teguh dan perkatakan!
ABRAHAM
Abram dipanggil oleh Tuhan keluar dari kotanya untuk pergi ke tempat yang Tuhan mau Abram ada di sana. Dan Tuhan juga menyatakan janji-janji-Nya kepadanya termasuk janji memperoleh keturunan. Secara fisik jasmani, Abram dan Sarai isterinya, tidak mungkin mereka mempunyai anak. Karena mereka sudah lanjut umurnya. Tuhan meminta mereka mengganti nama mereka dari Abram (artinya: seorang bapak yang mulia) menjadi Abraham (artinya: bapa yang mulia bagi banyak bangsa) dan Sarai (artinya: tuan putri) menjadi Sara (artinya: wanita terhormat). Karena Abraham menjadi bapak yang mulia bagi banyak bangsa, maka Sara juga menjadi ibu yang mulia bagi banyak bangsa.
Mengapa Tuhan mengganti nama mereka? supaya ketika mereka memanggil nama satu sama lain, mereka sedang memperkatakan pengakuan iman. Mereka percaya akan mempunyai keturunan dan keturunan mereka terdiri dari banyak bangsa. Jadi ketika Abraham memanggil isterinya Sara, maka ia sedang memperkatakan pengakuan iman bahwa Sara akan mempunyai keturunan. Dan ketika Sara memanggil nama Abraham, maka Sara sedang memperkatakan pengakuan iman bahwa Abraham akan menjadi bapa bagi banyak bangsa.
YAKUB
Yakub adalah anak dari Ishak dan Ribka, adik dari Esau, cucu dari Abraham dan Sara. Nama Yakub mempunyai arti berkonotasi penipu, suka menipu orang dan yang mengandalkan segala cara untuk kepentingan dirinya sendiri. Yakub menipu Esau kakaknya dan Yakub juga menipu Ishak ayahnya atas nasihat Ribka ibunya.
Tetapi Tuhan mengubahnya dari Yakub, si penipu ulung menjadi Israel. "Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang." (Kejadian 32:28).
Arti nama "Israel" dalam bahasa Ibraninya Tuhan menang, biarlah Tuhan yang berjaya. Tuhan mengubah kehidupan Yakub yang mengandalkan kekuatan dirinya sendiri, menjadi Israel, yang hanya mengandalkan Tuhan saja dan hanya untuk nama Tuhan saja yang berjaya.
Dengan berubahnya nama dari Yakub menjadi Israel, "Yakub" menolak identitasnya sebagai penipu dan menerima serta percaya identitas barunya, yaitu Israel, Allah yang menang dan hanya untuk kepentingan Allah saja.
Peristiwa sangat besar itu mengenai Allah mengganti namanya dengan nama baru, pasti Yakub dulu dan sekarang Israel menceritakan kepada keluarganya, isteri dan anak-anaknya. Dengan ia mengatakan nama barunya, yaitu Israel, sebenarnya ia sedang memperkatakan pengakuan imannya.
YOSUA & KALEB
Bangsa Israel akan memasuki tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan oleh Tuhan kepada bangsa Israel. Sebelum mereka masuk ke tanah Kanaan, Musa atas perintah Tuhan meminta mereka mengutus satu orang pemimpin dari setiap suku untuk diutus memata-matai tanah Kanaan itu. Ada dua belas orang yang diutus oleh Musa untuk mengintai tanah Kanaan.
Setelah lewat empat puluh hari, mereka kembali kepada Musa dan bangsa Israel dengan membawa hasil pertanian dari tanah Kanaan. Mereka menceritakan betapa luar biasanya tanah Kanaan itu. Tetapi sepuluh orang pengintai mengatakan bahwa bangsa Israel tidak akan dapat memasuki tanah Kanaan. Karena orang-orang yang tinggal di tanah Kanaan itu adalah kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu-kubu serta sangat besar.
Tetapi Kaleb mencoba menenteramkan bangsa Israel. "Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkan nya "(Bilangan 13:30). Kaleb memperkatakan pengakuan imannya!
Begitu juga dengan Yosua, ia juga memperkatakan pengakuan imannya. "Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." (Bilangan 14:8-9)
Bangsa Israel lebih percaya kepada perkataan negatif yang diperkatakan oleh sepuluh pengintai daripada perkataan pengakuan iman Kaleb dan Yosua. Dan sebagai akibatnya, hanya Yosua dan Kaleb beserta anak-anak yang lahir di padang gurunlah yang dapat memasuki dan memiliki tanah Kanaan itu.
RUT
Rut adalah seorang wanita kebangsaan Moab, yang menikah dengan anak dari Elimelekh dan Naomi. Elimelekh, Naomi dan kedua anaknya, yaitu Mahlon dan Kilyon mengungsi ke daerah Moab, ketika kampung mereka, yaitu di Betlehem, di tanah Israel mengalami kelaparan. Di Moab, Elimelekh meninggal dan tinggallah Naomi, Mahlon dan Kilyon kedua anaknya itu. Lalu menikahlah mereka dengan perempuan Moab, yaitu Orpa dan Rut. Setelah sepuluh tahun mereka menikah dan belum mempunyai anak, matilah Mahlon dan Kilyon. Jadi tinggallah tiga janda dalam satu rumah, yaitu Naomi dan kedua mantunya, yaitu Orpa dan Rut.
Setelah Naomi mendengar bahwa di Israel Tuhan memperhatikan umat-Nya dan memberikan mereka makanan, berangkatlah ia, Orpa dan Rut menuju ke tanah Israel. Dalam perjalanannya itu, Naomi mendesak agar kedua mantunya itu tidak ikut bersamanya ke Israel. Setelah didesak oleh Naomi, Orpa pulang kembali ke kampung halaman nya, yaitu Moab. Sedangkan Rut dengan gigihnya, dia tetap mengikuti Naomi, ibu mertuanya dengan memperkatakan pengakuan imannya.
"Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggal kan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; (Rut 1:16)
Akhirnya mereka sampai di rumah Naomi di Betlehem di tanah Israel. Mereka hidup bersama-sama. Rut harus bekerja untuk menafkahi Naomi, ibu mertuanya dan dirinya sendiri. Rut harus pergi ke ladang siapapun untuk ikut bekerja. Mari kita baca dan perhatikan dengan sungguh-sungguh Rut 2:2 : "Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya: "Pergilah, anakku." Rut mau pergi bekerja di sebuah ladang. Dan dia tidak tahu ladang yang mana yang harus dia datangi. Tetapi ada pengakuan imannya yang dikatakan oleh Rut kepada Naomi. "Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku." Rut percaya bahwa dia akan ada di ladang orang yang murah hati kepada nya. Itulah pengakuan imannya.
Sekarang kita baca Rut 2:3 : "Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh. Mari kita perhatian kalimat "kebetulan ia berada di tanah milik Boas". Kata "kebetulan" di sini dalam bahasa aslinya "miqreh" yang mempunyai arti "pertemuan yang tidak di rencanakan, keberuntungan, rejeki dan takdir". Tidak ada yang namanya kebetulan bagi orang-orang yang percaya kepada Tuhan. Dia turut bekerja bersama- sama untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya.
Masih ingat jawaban Rut kepada Naomi yang memintanya kembali ke Moab? "… bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; Rut sudah mengakui bahwa Allah Naomi adalah Allahnya juga. Jadi kehidupan Rut sudah ada di dalam pengaturan Tuhan. Rut mengalami intervensi dari Tuhan untuk bertemu dengan Boas, yang akhirnya menjadi suaminya. Karena Rut mengucapkan pengakuan imannya bahwa dia akan bekerja di belakang orang yang murah hati.
DAUD
Daud dikenal sebagai raja kedua dari bangsa Israel menggantikan raja Saul sebagai raja pertama dari Israel. Ada banyak Mazmur yang ditulis oleh Daud mengenai kerinduannya kepada Tuhan. Ada Mazmur yang berisi pengakuan imannya kepada Tuhan.
Sebagai contoh, Mazmur 23:1-6
"Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Ada lagi satu kisah yang harus kita ketahui tentang pengakuan iman Daud pada waktu ia masih remaja. Kisah itu dapat kita baca dalam 1 Samuel 17 yang menceritakan mengenai bangsa Israel ditantang oleh Goliat yang mewakili bangsa Filistin Goliat adalah seorang tentara bangsa Filistin yang tingginya enam hasta sejengkal, kira-kira 3,2 meter ukuran saat ini. Sangat tinggi sekali bagi seorang tentara. Hampir seluruh tubuhnya dari kaki sampai kepala ditutupi yang membuatnya tidak mudah untuk terkena senjata lawan. Diperlengkapi dengan senjata yang kuat, yang membuatnya sulit untuk dikalahkan oleh siapapun yang menjadi lawannya. Itulah yang membuat raja Saul, semua tentaranya dan bangsa Israel sangat ketakutan. Raja Saul mencari siapa saja yang dapat mengalahkan Goliat akan mendapatkan banyak kekayaan dan akan dinikahkan dengan anaknya.
Daud datang ke Medan pertempuran sebenarnya bukan untuk berperang. Tetapi karena ia disuruh oleh ayahnya untuk membawa makanan bagi kakak-kakaknya yang ada di medan peperangan.
Ketika Daud mendengar hinaan Goliat terhadap bangsa Israel dan Tuhannya, ia menjadi "marah" terhadap Goliat itu. Daud menawarkan dirinya untuk menghadapi Goliat. Tetapi raja Saul meragukannya, karena Daud bukanlah seorang tentara. Tetapi Daud menceritakan pengalaman pengalamannya di masa yang lalu bagaimana Tuhan menolongnya mengalahkan singa dan beruang yang hendak memakan domba-domba yang digembalakanya. Lalu Daud memperkatakan pengakuan imannya bahwa Tuhan akan melepaskan dia dari tangan orang Filistin itu (Goliat). "Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepas kan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu "(1 Samuel 17:37). Itulah perkataan pengakuan iman Daud bahwa Tuhan akan melepaskan dia dari Goliat.
Dan ketika Daud menghadapi Goliat, ia juga memperkatakan pengakuan imannya. "Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, (1 Samuel 17:46). Dan akhirnya Daud dapat mengalahkan Goliat itu dan membawa bangsa Israel menang melawan bangsa Filistin.
Kita dapat menemukan pengakuan-pengakuan iman Daud di kitab Mazmur. Ini beberapa ayat dari kitab Mazmur yang berisi pengakuan iman dari Daud.
Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan mengangkat kepalaku. (Mazmur 3 : 4)
Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. (Mazmur 5 : 8)
Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Dari Daud. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan- Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu. Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat. Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali. (Mazmur 103: 1 – 5)
Kita masih dapat menemukan lagi pengakuan-pengakuan iman dari Daud lainnya yang ada di dalam kitab Mazmur.
PEREMPUAN 12 TAHUN SAKIT PENDARAHAN
Ada seorang perempuan yang sakit pendarahan dan sudah dua belas tahun lamanya, dia menderita. Kita dapat membaca kisahnya ada di Matius 9:20-22, Markus 5:25-34, Lukas 8:43-48. Alkitab menulis bahwa ia sudah berobat ke mana-mana sampai uangnya habis, tetapi dia tidak sembuh-sembuh, alias masih sakit dan menderita.
Lalu perempuan itu mendengar berita-berita tentang Yesus. Dari sinilah dia memperoleh iman. Karena iman timbul dari pendengaran dan pendengaran akan firman Tuhan. "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Roma 10:17). Lalu perempuan itu mendatangi Yesus dan berkata "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Itulah pengakuan iman yang diperkatakan oleh perempuan itu. Dan ketika dia menjamah jubah Yesus, saat itu juga pendarahannya berhenti.
RASUL PAULUS
Sebelum bertobat dan percaya Yesus, Saulus adalah seorang yang menentang Yesus dan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Ia menganiaya banyak orang-orang yang percaya kepada Yesus. Sampai Tuhan menjumpainya ketika ia sedang dalam perjalanan menuju ke Damsyik untuk menangkap orang-orang yang percaya kepada Yesus. Dalam perjumpaan dengan Yesus itu, ia bertobat dan menjadi percaya kepada Yesus.
Kita dapat membaca kisahnya di Kisah Para Rasul 9. Setelah itu Tuhan memakai Saulus dan berubah menjadi Paulus untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa. Dalam pelayanannya itu ada banyak tantangan yang ia harus hadapi.
Ada pengakuan iman yang dikatakan olehnya yang terdapat di 2 Timotius 4:18. "Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.
Pengakuan iman Paulus mengatakan bahwa Tuhan akan melepaskannya dari setiap usaha jahat. Dan Tuhan akan menyelamatkannya sehingga ia masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga.
Jika kita membaca kisah hidup dan perjalanan rasul Paulus dalam memberitakan Injil Yesus, maka kita akan mendapatkan ada banyak tantangan yang ia harus hadapi. Tetapi sampai akhirnya, Paulus dapat menyelesaikannya dengan baik. Ia telah mengakhiri pertandingan yang baik, ia telah mencapai garis akhir dan telah memelihara iman.
YESUS
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. (Yohanes 11:42)
Yesus juga memberikan sebuah contoh dan teladan bagi orang-orang percaya, termasuk Anda dan saya. Ia juga memperkatakan pengakuan imannya kepada Bapa-Nya. Yesus mengatakan dalam doanya bahwa Bapa selalu mendengarkan-Nya. Jadi kalau Yesus saja memperkatakan pengakuan iman, maka kita pun harus selalu mempraktekkannya.
Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. (Ibrani 4:14)
Penulis kitab Ibrani menasihatkan jemaat Tuhan untuk teguh berpegang pada pengakuan iman. Karena jemaat Tuhan mempunyai Imam Besar Agung, yaitu Yesus yang telah melintasi semua langit.
Apa maksudnya penulis surat Ibrani mengajak jemaat Tuhan untuk teguh berpegang pada pengakuan iman? Karena adanya tanda-tanda bahwa orang-orang percaya Yahudi yang tinggal di perantauan pada saat itu, mereka mengalami aniaya dan hendak meninggalkan iman mereka kepada Yesus untuk kembali kepada kepercayaan Yahudi mereka sebelumnya. Penulis surat Ibrani menasihatkan agar mereka teguh berpegang pada pengakuan iman mereka, mengenai siapakah Yesus dan apa yang sudah dilakukan-Nya melalui karya salib-Nya.
Penting juga bagi Anda dan saya untuk juga teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Mengingat ada banyak hal di dunia ini yang dapat membuat kita tidak teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Masalah dan tantangan yang terjadi bisa membuat kita tidak teguh berpegang pada pengakuan. Ketika kita tidak teguh berpegang pada pengakuan iman, maka kita dapat "kehilangan" janji-janji Tuhan yang Dia sudah berikan kepada kita. Jadi sangatlah penting bagi kita untuk teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
Kata "teguh berpegang" di sini dalam bahasa asli "ktateo" yang mempunyai arti tidak membuang, tidak melepaskan, untuk menjaga hati-hati dan setia, untuk mempertahankan. Sebagai contoh, Anda sedang memegang sebuah tongkat dan ada orang yang berusaha mengambil tongkat itu dari tangan Anda. Tetapi Anda pegang kuat-kuat tongkat tersebut yang membuat orang itu tidak dapat mengambil tongkat itu dari tangan Anda. Itulah maksud dari kata-kata "teguh berpegang".
Kata "pengakuan" di sini dalam bahasa aslinya adalah "homologia" berasal dari kata "homole geo" yang mempunyai arti mengatakan hal yang sama, untuk memuji, bersyukur dan merayakan. Dan kata "iman kita" itu mempunyai arti apa yang kita percayai berhubungan dengan Yesus sebagai Imam Besar Agung kita.
Jadi maksud dari "teguh berpegang pada pengakuan iman kita" mempunyai arti kita memegang kuat-kuat apa yang kita percayai tentang siapakah Yesus dan firman-Nya dan kita mengucapkan apa yang dikatakan oleh firman Tuhan.
Sebagai contoh:
Anda sakit dan Anda membutuhkan kesembuhan. Lalu Anda mendapatkan janji Tuhan, yaitu apa yang Yesus sudah lakukan bagi Anda. Yesus sudah menanggung segala sakit penyakitmu dan oleh bilur-bilur Yesus, Anda sudah disembuhkan.
Anda praktekkan prinsip "teguh berpegang pada pengakuan iman kita", yaitu Anda memperkatakan apa yang Yesus sudah lakukan bagi Anda. Anda berkata, "Terima kasih Yesus, oleh bilur-bilur Yesus saya sudah disembuhkan. Dan sekarang saya sudah sembuh dan sehat. Anda memperkatakan kalimat pengakuan iman Anda itu terus menerus setiap hari. Walaupun secara fisik Anda belum sembuh, Anda tidak berhenti untuk memperkatakan pengakuan iman Anda itu bahwa oleh bilur-bilur Yesus. Karena Anda mempercayai apa yang dikatakan oleh firman Tuhan bahwa oleh bilur-bilur Yesus Anda sudah disembuhkan.
Itulah yang dimaksud dengan "teguh berpegang pada pengakuan iman". Jadi teguh berpegang pada pengakuan iman mempunyai arti kita terus memperkatakan perkataan yang sama yang dikatakan oleh firman Tuhan. Kita tidak ragu-ragu, tetapi yakin dan percaya bahwa pengakuan iman kita menjadi kenyataan di dalam kehidupan kita. Jadi sangat penting bagi kita untuk mengetahui apa saja yang sudah dilakukan oleh Yesus Imam Besar bagi kita melalui karya salib-Nya.
Melalui bukunya "PERTUKARAN PADA KAYU SALIB", Derek Prince menuliskan:
Yesus dihukum, supaya kita diampuni
Yesus disakiti, supaya kita disembuhkan
Yesus dijadikan dosa oleh karena dosa kita, supaya kita dijadikan benar oleh kebenaran-Nya
Yesus mengalami kematian bagi kita, supaya kita menerima kehidupan-Nya
Yesus mengalami kemiskinan kita, supaya kita menikmati kelimpahan-Nya
Yesus menanggung rasa malu kita, supaya kita menerima kemuliaan-Nya
Yesus menanggung ketertolakan kita, supaya kita diterima oleh Bapa
Yesus menjadi suatu kutuk, supaya kita menerima berkat.
Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. (Yesaya 53:4-6)
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. (1 Petrus 2:24)
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (2 Korintus 5:21)
Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. (Efesus 1:5-6)
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. (Galatia 3:13-14)
Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli- ahli waris, oleh Allah. (Galatia 4:7)
Dulu sebelum kita percaya kepada Yesus, kita adalah hamba dosa, hamba dunia dan hamba si jahat. Tetapi sejak kita percaya kepada Yesus, kita telah dijadikan menjadi anak-anak-Nya dan juga ahli waris kerajaan-Nya.
Puji Tuhan, terima kasih Yesus itulah yang telah dilakukan oleh Yesus Imam Besar Agung melalui karya salib-Nya bagi Anda dan saya. Dan kita harus teguh berpegang pada pengakuan iman kita mengenai semua yang telah Yesus lakukan bagi kita.
Kita sudah membaca, mempelajari dan menikmati kisah-kisah orang-orang yang setia dengan pengakuan iman mereka. Pengakuan iman sangat penting bagi setiap kehidupan orang-orang percaya, termasuk bagi Anda dan saya. Jangan pernah mengijinkan apapun dan siapapun membuat kita berhenti untuk memperkatakan pengakuan iman kita. Setialah dan teguh untuk berpegang pada pengakuan iman kita di dalam Yesus, Imam Besar Agung kita.
1. YESUS MEMBERIKAN KESEMBUHAN
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur- bilurnya kita menjadi sembuh. (Yesaya 53:5)
Yesaya 53:5 ini merupakan ayat nubuatan mengenai Yesus yang akan datang ke dunia. Yesus akan mati di kayu salib karena pemberontakan dan kejahatan Anda dan saya. Dan itu semua dilakukan-Nya untuk memberikan keselamatan kepada kita. Oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.
"Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan." (Matius 9:35)
Nubuatan nabi Yesaya telah digenapi dengan kedatangan Yesus ke bumi. Selama Yesus di bumi, Ia berkeliling ke semua kota dan desa untuk memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit. Kita dapat membaca kisah-kisah kesembuhan yang Yesus lakukan kepada orang-orang yang menderita sakit di dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Yesus mati, disalibkan dan dikuburkan untuk menanggung semua dosa, pelanggaran dan kejahatan manusia serta akibat-akibatnya.
Menganugerahkan keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Di dalam keselamatan yang diberikan-Nya ada kesembuhan bagi mereka yang sakit. Karena Yesus juga sudah menanggung segala sakit penyakit dan kelemahan manusia serta memberikan kesembuhan oleh bilur-bilur-Nya. Yesus bangkit pada hari ketiga dari kematian dan hidup kembali sebagai Tuhan dan Juruselamat satu-satunya bagi semua manusia. "Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. (1 Petrus 2:24)
Sampai saat ini dan selama-lamanya Yesus masih menyembuhkan orang-orang yang sakit. Karena Yesus tidak berubah dari dulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya". (Ibrani 13:8)
PENGAKUAN IMAN MENGENAI KESEMBUHAN
Saya yang percaya Yesus telah menjadi anak-Nya dan saya telah menerima anugerah keselamatan dari-Nya. Segala sakit penyakit dan kelemahan saya sudah dipikul oleh tubuh Yesus. Dan oleh bilur-bilur-Nya saya sudah disembuhkan. Sekarang tubuh saya sehat dan lebih kuat dari hari kemarin. Terima kasih Yesus. Amin.
2. YESUS MEMBERI KESEHATAN DAN KEKUATAN
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. (1 Tesalonika 5:23)
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:31)
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? (1 Korintus 3:16)
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? (1 Korintus 6:19)
Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka. (Amsal 4:20-22)
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. (Amsal 17:22)
PENGAKUAN IMAN SEHAT DAN KUAT
Terima kasih Yesus, Engkau sudah memikul segala sakit penyakitku dan oleh bilur-bilur-Mu saya sudah di sembuhkan. Saya menyimpan firman-Mu di dalam hatiku dan hatiku penuh dengan sukacita. Saya selalu menantikan Engkau ya Tuhan dan saya hidup dalam tubuh, jiwa dan roh yang sehat dan kuat.
3. YESUS MEMBERIKAN KEMENANGAN ATAS KETAKUTAN
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. (2 Timotius 1:7)
Rasul Paulus mengatakan bahwa Allah memberi kan kepada anak-anak-Nya bukan roh ketakutan.
Jadi jika kita takut, itu berasal dari si jahat, dari situasi atau keadaan yang terjadi. Dan sebagai anak-anak-Nya harus menolak ketakutan itu dan menerima anugerah-Nya yang membuat kita tidak takut. Mengapa kita tidak perlu takut?
TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela (Mazmur 46:8)
Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (Yesaya 41:10)
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita. (Matius 1:23)
Karena Tuhan pemilik dan pencipta alam semesta menyertai kita. Dialah kota benteng kita yang selalu melindungi kita, anak-anak-Nya! Yesus selalu menyertai kita. Dia Tuhan akan memegang kita dengan tangan kanan-Nya yang membawa kita kepada kemenangan-Nya.
PENGAKUAN IMAN TENTANG JANGAN TAKUT
Bapa di sorga, saya bersyukur kepada-Mu karena Engkau tidak memberikan roh ketakutan kepada saya. Dan di dalam Yesus saya tidak takut karena Ia selalu menyertai saya dan memegang hidup saya dan membawa saya mengalami kemenangan-Nya setiap hari. Amin!
4. YESUS MEMBERIKAN KEMENANGAN ATAS KEKUATIRAN HIDUP
"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? (Matius 6:25)
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatiran nya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? (Matius 6:27)
Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, (Matius 6:28)
Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? (Matius 6:31)
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:34)
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. (Filipi 4:6)
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (1 Petrus 5:7)
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. (Filipi 4:19)
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1)
Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! (Mazmur 55:23a)
PENGAKUAN IMAN ATAS KEKUATIRAN HIDUP
Bapa di Sorga, terima kasih Engkau sangat baik. Saya menyerahkan segala kekuatiran saya kepada-Mu ya Bapa. Engkau yang memelihara kehidupan saya dan yang mencukupi segala kebutuhan saya. Dalam Yesus saya percaya tidak akan kekurangan, tetapi berkecukupan dan bahkan berkelebihan untuk menjadi berkat bagi orang-orang lain. Terima kasih Bapa.
5. YESUS MENJADIKAN HIDUP KITA MENJADI TELADAN, KESAKSIAN DAN BERKAT
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16)
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah Para Rasul 1:8)
PENGAKUAN IMAN HIDUP MENJADI TELADAN
Oleh pertolongan Roh Kudus hidup saya menjadi teladan, kesaksian dan berkat bagi orang-orang lain. Menjadi berkat bagi keluarga, saudara-saudara seiman dan komunitas di mana saya berada. Melalui perkataan dan perbuatan saya nama Tuhan dimuliakan.
6. YESUS MEMBERIKAN KEHIDUPAN YANG BERHASIL
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah nya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Mazmur 1:1-3)
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanes 15:7)
Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat. (Pengkhotbah 10:10)
PENGAKUAN IMAN UNTUK HIDUP YANG BERHASIL
Saya ada di dalam Yesus dan saya mencintai firman Tuhan, merenungkannya serta melakukannya. Ada hikmat Tuhan di dalam hidup saya yang membuat saya berhasil, beruntung dan berbahagia.
7. YESUS MEMULIHKAN GAMBAR DIRI YANG RUSAK
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:13-14)
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2:10)
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. (1 Yohanes 3:1)
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
PENGAKUAN IMAN BUAT GAMBAR DIRI YANG BENAR
Saya buatan Tuhan, dahsyat dan ajaib kejadian saya, saya dikasihi oleh Allah dan menjadi anak- Nya di dalam Yesus. Setiap hari hidup saya diubahkan semakin serupa dengan Yesus. Saya tidak minder dan rendah diri, karena saya berharga di mata Tuhan. Dan saya ditetapkan untuk melakukan pekerjaan yang baik, terhormat dan berguna bagi diri sendiri dan orang-orang lain.
SENIN
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. (1 Yohanes 4:19)
Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! (Mazmur 31:24a)
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. (Matius 22:37)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya di dalam Yesus adalah orang yang dikasihi Tuhan dan kasih Allah ada di dalam saya, itu membuat saya mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap hati saya, segenap jiwa saya dan dengan segenap akal budi saya
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Galatia 5:22-23)
PENGAKUAN IMANKU :
Ada Roh Kudus di dalam saya dan setiap hari dengan pertolongan-Nya, saya menyatakan buah-Nya, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasihinya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat." (Efesus 5:29)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk menjaga dan memelihara tubuh saya dan saya tetap sehat dan kuat setiap hari
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" (Yosua 24:15)
PENGAKUAN IMANKU :
Oleh karena kemurahan Tuhan, saya dan seluruh isi keluarga saya hanya beribadah kepada Tuhan Yesus saja. Saya dan keluarga melayani Tuhan dan pekerjaan-Nya!
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya. (Amsal 3:9-10)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya memuliakan Tuhan dengan keuangan saya dan saya mengalami kelimpahan-Nya setiap hari.
6. KEMAJUAN DALAM KETRAMPILAN
Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina. (Amsal 22:29)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya mengembangkan ketrampilan saya dan menjadi orang yang cakap. Tuhan membawa saya bertemu dengan orang-orang yang berpengaruh.
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Aku akan memasyurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat: (Mazmur 22:23)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya mengalami perbuatan-perbuatan ajaib dari Tuhan dan saya akan memasyurkan nama Tuhan kepada keluarga saya, teman-teman saya dan orang-orang lain
8. HIKMAT TUHAN
Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku. (Mazmur 51:8)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus ada di dalam saya, Dia sumber hikmat bagi saya dan Dia memberitahukan hikmat-Nya kepada saya setiap hari
9. HIDUP DALAM KEMENANGAN
Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan, (Mazmur 118:15)
PENGAKUAN IMANKU :
Tuhan melakukan perbuatan yang perkasa bagi saya dan keluarga saya dan ada sorak-sorai kemenangan di tengah-tengah keluarga saya
10. KEBAIKAN-KEBAIKAN TUHAN
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. (Mazmur 23:6)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya menjadikan Yesus Gembala saya yang baik, itu membuat kebajikan dan kemurahan-Nya akan mengikuti saya seumur hidup saya.
SELASA
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. (Kolose 3:17)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk melakukan segala sesuatu baik dengan perkataan atau perbuatan, saya melakukan semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur kepada Tuhan dan bagi kemuliaan nama-Nya
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. (1 Korintus 13:4-7)
PENGAKUAN IMANKU :
Hidup saya selalu dipenuhi dengan kasih Allah dan itu membuat saya menjadi orang yang sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri dan tidak sombong, melakukan yang sopan, tidak egois, tidak pemarah, tidak pendendam dan hidup dalam iman
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? (1 Korintus 3:16)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus, tubuh saya adalah bait Allah dan Roh Allah ada berdiam di dalam saya. Dan Roh Kudus menolong saya menjaga tubuh saya sehat dan kuat setiap hari.
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kolose 3:14)
PENGAKUAN IMANKU :
Karena kasih Allah, saya dan seluruh anggota keluarga saya hidup dalam kasih Allah, bertumbuh di dalam kasih Allah dan saling mengasihi satu sama lainnya
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. (Amsal 10:22)
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" (Galatia 3:13)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus, saya telah ditebus dari kutuk dan saya hidup dalam berkat Tuhan. Itu bukan karena kekuatan saya, tetapi karena anugerah Tuhan bagi saya
6. KEMAJUAN DALAM KETRAMPILAN
Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. (Amsal 2:6)
PENGAKUAN IMANKU :
Tuhan memberikan hikmat kepada saya dan juga pengetahuan serta kepandaian. Dan itu membuat ketrampilan saya berkembang
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kisah Para Rasul 1:8)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam hidup saya ada Roh Kudus dan Ia memampukan saya menjadi saksi Kristus di manapun saya berada dan kepada siapapun
8. HIKMAT TUHAN
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya. (Mazmur 111:10)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk takut akan Tuhan. Dan saya mendapatkan hikmat-Nya serta mempraktekkannya setiap hari
9. KEMENANGAN
Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya. (Mazmur 20:7)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya tahu bahwa Tuhan Yesuslah yang memberikan kemenangan yang gilang gemilang kepada saya orang yang diurapi-Nya
10. KEBAIKAN-KEBAIKAN TUHAN
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! (Mazmur 27:13)
PENGAKUAN IMANKU :
Ya saya percaya kepada Yesus, dan saya akan melihat dan mengalami kebaikan-Nya setiap hari dalam hidup saya.
RABU
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. (1 Yohanes 3:1a)
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. (1 Yohanes 4:10)
PENGAKUAN IMANKU :
Ya saya percaya kepada Yesus, dan saya adalah anak-anak Allah yang dikasihi-Nya. Dan Tuhan menolong saya mengasihi-Nya sepenuh hati
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah. Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai. (1 Korintus 4:1-2)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya adalah hamba Kristus yang diberi kepercayaan dan tanggung jawab. Saya adalah seorang hamba yang dapat dipercayai
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. (1 Tesalonika 5:23)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya bersyukur kepada Yesus Tuhan saya, karena Ia yang menguduskan baik roh, jiwa dan tubuh saya dan memeliharanya dengan sempurna sampai kedatangan-Nya kembali
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." (Matius 20:28)
PENGAKUAN IMANKU :
Sama seperti Yesus datang bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani, saya dan keluarga saya saling melayani satu sama lainnya
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10)
PENGAKUAN IMANKU :
Yesus datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan saya dan memberi saya hidup yang berkelimpahan dalam segala hal
6. KEMAJUAN DALAM KETRAMPILAN
Berjalanlah, berjalanlah melalui pintu-pintu gerbang, persiapkanlah jalan bagi umat, bukalah, bukalah jalan raya, singkirkanlah batu-batu, tegakkanlah panji-panji untuk bangsa-bangsa! (Yesaya 62:10)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya mempersiapkan diri dengan memperlengkapi diri dengan keterampilan-keterampilan untuk dipakai oleh Tuhan
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa. (Yohanes 14:12)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya percaya kepada Yesus dan seperti perkataan Yesus bahwa saya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar, sehingga kehidupan saya menjadi kesaksian yang memuliakan nama Tuhan.
8. HIKMAT TUHAN
Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. (Amsal 3:13-14)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya adalah orang yang berbahagia, karena saya mendapatkan hikmat Tuhan dan memperoleh keuntungan yang melebihi emas dan perak
9. KEMENANGAN
janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (Yesaya 41:10)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya tidak takut lagi karena Tuhan yang menyertai saya, meneguhkan saya, menolong saya dan memegang saya dengan tangan-Nya yang membawa saya mengalami kemenangan-Nya
10. KEBAIKAN TUHAN
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! (Mazmur 103:2)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya memuji Tuhan dan saya tidak melupakan segala kebaikan-Nya yang sudah saya alami dalam hidup saya
KAMIS
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. (Yohanes 14:15)
PENGAKUAN IMANKU :
Karena kasih Allah di dalam saya, maka saya dapat mengasihi-Nya dan saya menjadi anak-Nya yang mentaati firman-Nya
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah. Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai. (1 Korintus 4:1-2)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya adalah hamba Kristus yang dipercayakan rahasia Allah dan saya adalah hamba-Nya yang dapat dipercayai
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. (Roma 6:13)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk tidak menyerahkan anggota-anggota tubuh saya kepada dosa. Tetapi menyerahkan anggota-anggota tubuh saya kepada Tuhan untuk dipakai menjadi senjata-senjata kebenaran yang memuliakan nama-Nya!
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. (Efesus 4:32)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus, saya dan seluruh anggota keluarga saya hidup saling mengampuni satu sama lainnya. Dan kami sekeluarga hidup berbahagia di dalam Yesus
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. (2 Korintus 9:6)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya belajar untuk menabur keuangan saya dalam pekerjaan Tuhan di gereja lokal. Dan saya menabur banyak yang membuat saya menuai banyak juga
6. KEMAJUAN DALAM KETRAMPILAN
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (Matius 25:20-21)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya diberikan talenta, ketrampilan dan kemampuan. Roh Kudus menolong saya melipat gandakannya dan saya diberi tanggung jawab yang lebih besar lagi dari Yesus
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita. (Mazmur 60:14)
PENGAKUAN IMANKU :
Karena Roh Kudus ada di dalam saya, maka dengan Allah saya akan melakukan perbuatan-perbuatan yang gagah perkasa, yang memuliakan nama Tuhan Yesus
8. HIKMAT TUHAN
Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 24:14)
PENGAKUAN IMANKU :
Tuhan memberikan hikmat-Nya kepada saya dan saya mempunyai masa depan dan pengharapan di dalam Tuhan
9. KEMENANGAN
TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, (Zefanya 3:17)
PENGAKUAN IMANKU :
Tuhan Yesuslah pahlawan hidup saya, ada bersama saya dan di dalam saya, Ia yang memberikan kemenangan bagi saya dan Ia memperbaharui saya dalam kasih-Nya.
10. KEBAIKAN TUHAN
sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan. (Mazmur 107:9)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya haus dan lapar akan Tuhan dan kebenaran-Nya, dan saya dipuaskan dengan kebaikan-Nya
JUMAT
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka. (2 Korintus 5:14-15)
PENGAKUAN IMANKU :
Kasih Kristus menguasai kehidupan saya dan sekarang saya tidak hidup untuk diri saya sendiri lagi, tetapi saya hidup bagi Kristus
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. (Mazmur 112:1)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya menjadi orang yang takut akan Tuhan dan sangat suka kepada firman-Nya. Saya di dalam Yesus adalah orang yang berbahagia
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. (Efesus 4:29)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya sehingga dari mulut saya tidak keluar perkataan yang kotor, dan sia-sia. Tetapi dari dalam mulut saya keluar perkataan yang benar, yang membangun dan mendatangkan kasih karunia bagi saya dan orang-orang lain
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. (Efesus 4:15)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya dan keluarga saya untuk berpegang pada kebenaran di dalam kasih. Dan kami sekeluarga semakin bertumbuh dewasa di dalam Kristus
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. (Mazmur 112:1,3)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya adalah orang yang takut akan Tuhan dan sangat suka akan firman-Nya. Dan Tuhan membuat harta dan kekayaan ada dalam rumah saya
6. KEMAJUAN DALAM KETERAMPILAN
Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua. (1 Timotius 4:14)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk mempergunakan ketrampilan, talenta, dan karunia yang Tuhan berikan kepada saya bagi kerajaan-Nya
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. (1 Timotius 4:12)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus kehidupan saya menjadi teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataan, dalam tingkah laku, dalam kasih, dalam kesetiaan dan dalam kesucian saya
8. HIKMAT TUHAN
Berkatalah Daniel: "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan! (Daniel 2:20)
PENGAKUAN IMANKU :
Terima kasih Tuhan, Engkaulah sumber hikmat bagi saya dan saya mengalami hikmat-Mu setiap hari
9. KEMENANGAN
Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. (2 Korintus 2:14)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya mengucap syukur kepada Allah dalam Yesus yang selalu membawa saya di jalan kemenangan-Nya setiap hari. Dan hidup saya menjadi kesaksian dan berkat bagi orang-orang lain
10. KEBAIKAN TUHAN
Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya! (Mazmur 118:24)
PENGAKUAN IMANKU :
Setiap hari dalam hidup saya adalah baik dari Tuhan dan saya bersukacita dan mengalami kebaikan-kebaikan-Nya
SABTU
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. (Yohanes 4:23-24)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus, saya telah dijadikan menjadi seorang penyembah Tuhan. Dan saya menyembah-Nya setiap hari dalam roh dan kebenaran.
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya adalah orang pilihan Tuhan, telah ditentukan untuk menjadi serupa dengan Yesus. Dan setiap hari kehidupan saya semakin diubahkan serupa dengan Yesus
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. (Amsal 16:24)
PENGAKUAN IMANKU :
Perkataan-perkataan saya adalah perkataan yang menyenangkan, yang sesuai dengan firman Tuhan. Dan itu membuat tubuh saya sehat.
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. (Galatia 3:9)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya dan keluarga saya hidup dari iman dan oleh iman. Kami sekeluarga hidup dalam berkat Tuhan sama seperti Abraham diberkati Tuhan. Dan kami sekeluarga dipakai oleh Tuhan menjadi berkat bagi banyak orang
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Matius 6:24)
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1 Timotius 6:10)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk tidak mencintai uang, tetapi mencintai Yesus lebih dari segalanya dan mengabdi hanya kepada-Nya saja
6. KEMAJUAN DALAM KETRAMPILAN
Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (1 Korintus 9:26-27)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya melatih dan mengembangkan semua ketrampilan yang Tuhan berikan kepada saya, supaya saya dapat memakainya bagi kemuliaan nama Tuhan
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya adalah terang dunia, dan saya bercahaya melalui perbuatan baik bagi orang-orang lain. Dan nama Bapa di sorga dimuliakan.
8. HIKMAT TUHAN
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya. (Yakobus 1:5)
PENGAKUAN IMANKU :
Setiap hari saya minta kepada Tuhan agar hikmat-Nya menjadi nyata dalam kehidupan saya. Hikmat Tuhan yang menolong saya untuk melakukan yang benar.
9. KEMENANGAN
sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. (1 Yohanes 5:4)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya lahir dari Allah dan iman saya di dalam Yesus membuat saya hidup berkemenangan atas dunia, dosa dan si jahat
10. KEBAIKAN TUHAN
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk memberikan kebaikan-Nya kepada saya, orang yang mengasihi-Nya
MINGGU
1. KEMAJUAN DALAM KEROHANIAN
Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela (Mazmur 84:5)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya dipenuhi dengan kasih Allah, saya suka ada di dalam hadirat-Nya dan setiap hari saya memuji-muji Tuhan.
2. KEMAJUAN DALAM KARAKTER
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12:2)
PENGAKUAN IMANKU :
Setiap hari firman Tuhan yang saya baca memperbaharui pikiran saya. Dan saya dapat membedakan manakah kehendak Allah yang baik, berkenan dan yang sempurna. Saya hidup di dalam kehendak-Nya.
3. KEMAJUAN DALAM KESEHATAN
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:31)
Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion. (Mazmur 84:7)
PENGAKUAN IMANKU :
Setiap hari saya membangun hubungan intim dengan Tuhan melalui doa dan firman-Nya, sehingga membuat tubuh saya semakin sehat dan kuat setiap hari
4. KEMAJUAN DALAM KELUARGA
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. (2 Petrus 3:18)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya dan keluarga saya setiap hari bertumbuh dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan Yesus
5. KEMAJUAN DALAM KEUANGAN
Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi. (1 Timotius 6:17-18)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus saya diberkati Tuhan dengan kekayaan dan saya tidak sombong, tetapi saya juga kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi.
6. KEMAJUAN DALAM KETERAMPILAN
Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan TUHAN." (Keluaran 36:1)
PENGAKUAN IMANKU :
Di dalam Yesus, Tuhan telah mengkaruniakan saya keahlian dan pengertian untuk melakukan pekerjaan-Nya dengan baik dan sempurna
7. KEMAJUAN DALAM KESAKSIAN
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah. (Ibrani 13:16)
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. (Galatia 6:9)
PENGAKUAN IMANKU :
Roh Kudus menolong saya untuk tidak lupa berbuat baik dan memberi bantuan, dan itu berkenan kepada Tuhan dan saya akan menuainya.
8. HIKMAT TUHAN
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. (2 Timotius 3:15)
Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. (Yakobus 3:17)
PENGAKUAN IMANKU :
Saya menyimpan firman Tuhan di hati saya dan itu menjadi sumber hikmat bagi saya. Itu adalah hikmat yang dari atas. Saya mempraktekkan hikmat-Nya setiap hari
9. KEMENANGAN
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:13)
PENGAKUAN IMANKU :
Allah selalu memberikan jalan keluar kepada saya ketika saya mengalami pencobaan. Dan saya keluar sebagai pemenang.
10. KEBAIKAN TUHAN
Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela. (Mazmur 84:12)
PENGAKUAN IMANKU :
Terima kasih Bapa, Engkau sangat baik bagi saya. Setiap hari Engkau selalu menyatakan kebaikan-kebaikan-Mu kepada saya dan saya mengalaminya.