- A pa yang firman Tuhan katakan kepada saya?
- B agaimana saya dengan firman Tuhan itu?
- C atat komitmen saya terhadap firman Tuhan itu!
- D oakan komitmen saya itu!
Wednesday, 19 August 2026
"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (Matius 5:3)
Dalam pengajaran yang Yesus lakukan kepada murid-murid-Nya, yang disebut sebagai Khotbah di Bukit, Ia memulai mengajar mereka dengan ciri-ciri orang-orang yang berbahagia menurut pandangan Tuhan. Dan ciri pertama dari orang yang disebut berbahagia oleh Yesus adalah orang yang miskin di hadapan Allah. Salah satu dari Alkitab terjemahan bahasa Inggris menuliskan: “Blessed are the poor in spirit”. Jadi kata-kata “miskin di hadapan Allah” mempunyai arti miskin dalam roh. Kalau begitu apa yang dimaksud dengan “miskin di hadapan Allah” atau “miskin dalam roh”?
Orang yang miskin di hadapan Allah atau orang yang miskin di dalam roh mempunyai arti bahwa orang itu selalu membutuhkan Tuhan di dalam kehidupannya. Orang itu menyadari bahwa harta dunia bukanlah harta yang sejati. Hanya Tuhan saja harta yang sejati itu. Allah saja yang menjadi sumber pertolongan dan sumber kehidupannya. Dan orang ini sangat membutuhkan Tuhan di dalam seluruh area kehidupannya dan sangat bergantung kepada Tuhan saja. Oleh karena itu sebagai orang-orang yang sudah percaya kepada Yesus, marilah kita tumbuhkan dan praktekkan sikap hati yang selalu bergantung dan mengandalkan Tuhan setiap hari. Dan kita adalah orang-orang yang berbahagia, karena kita memiliki sikap hati “miskin di hadapan Tuhan”.
- A pa yang firman Tuhan katakan kepada saya?
- B agaimana saya dengan firman Tuhan itu?
- C atat komitmen saya terhadap firman Tuhan itu!
- D oakan komitmen saya itu!
TUHAN YESUS, SAYA MENGAKUI BAHWA ENGKAULAH SATU-SATUNYA SUMBER KEHIDUPAN DAN KEBAHAGIAAN DALAM KEHIDUPAN SAYA
1 Raja-raja 1 & Lukas 11